Buku Pegangan Siswa, Siapa yang Menentukan?

Januari 29, 2008
Menjelang tahun pelajaran baru, setiap orangtua siswa disibukkan dengan mencarikan buku pelajaran untuk putra-putrinya yang akan duduk di kelas baru atau sekolah baru. Banyak kendala yang dialami dalam mencari buku pelajaran pegangan siswa ini. Beberapa kesulitan yang biasa dihadapi orangtua, di antaranya harga, judul dan tempat pembelian.
Selain harga dan tempat pembelian yang cukup merepotkan orangtua, soal pelik yang perlu diangkat dalam tulisan ini adalah soal penentuan judul buku. Siapa yang seharusnya menentukan buku pelajaran siswa yang akan dipakai?
Dari pengalaman, beberapa pihak dapat saja menentukan judul buku pelajaran tersebut, di antaranya adalah orangtua siswa, guru, kepala sekolah, yayasan atau siswa sendiri. Masing-masing pihak merasa dirinyalah yang berkompeten menentukan judul buku bagi siswa. Meskipun demikian siswa dan orangtua selama ini menjadi pihak yang pasif dan menerima saja keputusan dari pihak lain. Guru dalam waktu yang cukup lama dengan kurikulum yang lama, juga termasuk pihak yang pasif ini.
Nah, dengan demikian, pihak yang berpengaruh besar terhadap penentuan buku pelajaran tinggal guru, pihak sekolah dan pihak yayasan.
Menurut ketentuan kurikulum yang baru (KTSP) seharusnya yang berwenang menentukan buku pelajaran adalah pihak sekolah dalam hal ini, guru bersama pimpinan sekolah dan komite sekolah. Pengembangan kurikulum sendiri telah diserahkan kepada pihak sekolah oleh pemerintah untuk mengelolanya. Implikasinya jelas, bahwa penentuan buku yang merupakan salah satu komponen penting di dalam pengembangan kurikulum merupakan kewenangan mutlak pihak sekolah.
Meskipun demikian, konsep ideal ini belum tentu diwujudkan secara nyata di lapangan. Masih banyak pihak yang memperdebatkan hal ini. Ada yang secara terang-terangan mengatakan bahwa yang menentukan buku sekolah bukanlah pihak sekolah. Bagaimana menurut Anda?

Karya Tulis yang Mendebarkan

Januari 22, 2008

Mendebarkan! Detak jantungnya semakin berpacu dengan lebih cepat, apalagi bila sudah tiba saatnya untuk masuk ke ruang eksekusi.

Itulah sekilas gambaran perasaan siswa-siswi SMP Tarsisius Vireta Tangerang kelas IX pada hari-hari ini. Pasalnya sejak hari ini, Selasa, 22 Januari 2008 sampai dengan Sabtu, 26 Januari 2008, seluruh siswa-siswi SMP kelas IX mengikuti sidang akademik pengujian karya tulis. Di hadapan tiga guru penguji, mereka harus mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang dilakukan sejak enam bulan yang lalu, tepatnya bulan Agustus 2007.

Karya tulis yang sekarang sedang diujikan dalam sidang akademik ini merupakan salah satu kegiatan unggulan SMP Tarsisius Vireta. Melalui kegiatan karya tulis ini, diharapkan siswa mampu memecahkan persoalan-persoalan yang dijumpainya secara ilmiah dengan menggunakan cara-cara yang ilmiah pula. Meskipun baru tingkat memberikan pengalaman belajar kepada siswa SMP yang masih remaja awal itu, kegiatan karya tulis dirasa cukup bermanfaat bagi siswa-siswi baik untuk kehidupan pada umumnya, maupun secara khusus bila mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian, meskipun harus berdebar sesaat, tapi bisa melegakan untuk waktu yang lebih lama.


Pendalaman Materi Uan

Januari 18, 2008

Untuk menghadapi Ujian Nasional tahun pelajaran 2007/2008, SMP Tarsisius Vireta telah mulai melakukan pendalaman materi Ujian Nasional bagi siswa kelas IX pada tanggal 15 Januari yang lalu. Ini adalah salah satu bentuk persiapan menghadapi Ujian Nasional yang terus dilaksanakan oleh pemerintah, cq Departemen Pendidikan Nasional meskipun mendapat penentangan dari banyak kalangan.

Pendalaman Materi merupakan salah satu strategi mempersiapkan siswa dalam menghadapi ujian itu. Upaya ini tidak terlepas dari usaha lain yang terkait, bahkan terintegrasi di dalamnya, di antaranya, bedah skl, menyiapkan bank soal, melakukan latihan soal, melakukan try-out, dan lain-lain.

Usaha-usaha tersebut dilakukan oleh pihak sekolah, dalam hal ini guru matapelajaran unas kelas IX, guna membantu para siswa agar dapat menghadapi Ujian Nasional dengan tak gentar, dan terutama para siswa dapat lulus dalam ujian itu sehingga melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi di tahun pelajaran berikutnya.


Menghadapi Ujian Nasional, bagaimana strateginya?

Januari 18, 2008

Memasuki semester genap, semua sekolah SMP dan SMA/SMK sibuk mempersiapkan para siswanya untuk menghadapi Ujian Nasional agar berhasil lulus seratus persen. Meskipun kontroversi tentang Ujian Nasional terus berlangsung namun pemerintah cq Departemen Pendidikan Nasional dengan penuh percaya diri terus melaksanakan hajatan yang satu ini dengan alasan untuk menjaga standar pendidikan secara nasional.

Berhadapan dengan kebijakan pemerintah ini, semua sekolah pasrah pada kenyataan dan mau tidak mau harus mempersiapkan para siswanya agar dapat mengikuti ujian nasional ini dan berhasil.

Lalu bagaimana strategi menghadapi ujian nasional ini?

Tiap sekolah menerapkan strateginya sendiri, namun pada umumnya semua sekolah melaksanakan pelajaran tambahan khusus untuk mata pelajaran ujian nasional, dengan aneka ragam nama seperti pendalaman, pengayaan, pemanatapan, atau masih banyak lagi. Singkatnya sekolah mendrill soal-soal latihan bagi siswa supaya siap menghadapiujian nasional. Apakah strtaegi semacam ini sudah cukup memadai untuk menghadapi ujian nasional? Mungkin ya, mungkin juga tidak! Lalu bagaimana? Nah, ini dia! Mohon bantuan para pembaca’ khususnya pemerhati pendidikan untuk memberikan sumbang saran bagaimana strategi yang tepat dan efektif untuk menghadapi ujian nasional. Mohon bantuan dan partisipasinya. Thank you for your help.

Bagi anda yang sedang mencari SKL UN 2008, silakan download di sini.


MEMBANGUN RUMAH DI DUNIA MAYA

Januari 18, 2008

Ya … inilah kesempatan pertama, saya mencoba untuk membuat wordpress, awal sebuah perjalanan panjang menuju dunia maya. Apakah selanjutnya berhasil? Ya, tergantung kemauan, sebab di mana kemauan di situ ada jalan. Hm … pokoknya Anda adalah apa yang Anda pikirkan dan cita-citakan.

Cita-citaku : membangun sebuah rumah singgah di dunia maya. Mungkinkah itu? Mengapa tidak!!! Pasti bisa …!!!