Hdup itu sebuah tamasya indah!!! Membaca kalimat ini, lalu berhenti sejenak untuk merasakannya, tentu akan mendatangkan beragam reaksi dari dalam. Apa yang tak berpikir panjang, langsung saja setuju 100 persen. Sementara itu, ada juga yang langsung memberontak menyangkal kalimat ini. Ya ini hanya sebuah kalimat, tersusun dari beberapa kata. Titik. Tidak lebih.
Namun justru warna-warni reaksimu itulah yang memberi makna pada kalimat ini, atau lebih tepatnya memberi makna pada diri anda sendiri! Hm…. apalagi nih. Ya sejauh bagaimana reaksi anda terhadap kalimat ini, sejauh itu pulalah makna hidup anda.
Bagi anda yang setuju, hidupmu memang sebuah tamasya indah. Sebuah perjalanan keindahan, yang senantiasa dinikmati, karena memang merupakan sebuah anugerah dari Yang Mahakuasa.
Sementara bagi anda yang tidak setuju, ya jelas bagimu, bahwa itulah warna kehidupanmu selama ini, kelam, atau bahkan hidup. Jadi pasti bukanlah sebuah tamasya indah, mungkin sebuah penjara gelap.
Nah, sekarang kesempatan anda memikirkan ulang, hanya sejenak saja. Apakah anda akan meneruskan hidup macam apa? Mau yang tamasya indah atau penjara gelap?
Ada kabar gembira untukmu, bahwa anda bisa menata ulang hidupmu ke depan. Memang hidup hidupmu itu indah, seperti rencana Sang Pemberi Hidup. Jadi, anda bisa memikirkan dan menata ulang hidupmu. Bagaimana caranya? Nah, pertanyaanmu bagus. Memang mudah dilakukan, kalau kita tahu caranya.
Ada banyak cara, tentu saja. Bisa dengan jalan kaki, arti perlahan-lahan. Bisa pula dengan sepeda, sepeda motor, mobil bahkan pesawat, sesuai tingkat kecepatan yang anda yang sukai.
Lalu, persisnya bagaimana?
Sabar, dong, jangan buruan.
Tunggu, tulisan berikutnya. Kalau menurutmu?
DIarsipkan di bawah: Home | Ditandai: Pengembangan Diri