HIDUP YANG TERCERAHKAN

sebuah tamasya indah tiada kunjung akhir

Visioner VS Dreamer

Setiap insan tentu mempunyai impian dalam hidup. Sekecil apapun, dalam benak setiap kita, ada suatu getaran yang mendorong untuk mencapai sesuatu di kemudian hari. Impian atau cita-cita atau mungkin sekedar hayalan. Ada dua kutub, di ujung yang satu, ada cita-cita kuat dan jelas untuk dicapai, sementara di ujung yang lain, hanya sekedar sebuah bayangan samar-samar. Di sinilah berdiri berhadapan dua sosok manusia, si Visioner dan si Dreamer. Keduanya memiliki kesamaan, yakni sama-sama pemimpi. Tapi, ada perbedaan yang tajam di antara keduanya. Apa itu? Yang satu akan benar-benar menggapai apa yang diidamkannya, sementara yang lain takkan pernah mencapai apa yang diimpikan. Di manakah letak perbedaannya? Nah, di sinilah titik kritis yang membedakan seorang visioner dan dreamer. Si visioner berhasil mencapai tujuannya karena karena ia tahu ia akan mencapainya. Karena ia tahu mencapainya, maka ia menggunakan cara untuk mencapai impian. Tentu saja cara telah dipertimbangkan dengan matang untuk menghasilkan secara lebih berdayaguna dan berhasilguna. Ini tentu berbeda dengan si dreamer, yang hanya bermimpi. Ia bermimpi, tapi tanpa menggunakan cara, karena memang ia tidak tahu bagaimana mencapai tujuan impiannya. Jadi ia tak memiliki cara atau alat apapun. Jadi ..bila ingin menjadi seorang visioner, milikilah cara untuk mencapainya.

Juni 24, 2009 - Ditulis oleh Romanus | Tak Berkategori | , | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar

Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.